Taushiyah

Sumbernya dari SMS tausiyah dari temen2 maupun SMS Tauhid dari Aa Gym yang sayang kalau dihapus begitu saja dari inbox HP yang sudah kepenuhan.. jadi dipindah ke sini aja 🙂

  1. [051211] Shaum mata; ibadah nikmat munajat lezat. Shaum telinga; hati jadi jernih. Shaum mulut; hati jadi tentram. Shaum hati dari duniawi; makin nyaman dan mantap.
  2. [051211] Ada kegagalan yang kita rasakan karena memang kita tidak memiliki kemampuan pada bidang yang diujikan, tapi lebih banyak kegagalan yang terjadi bukan karena kita tidak mampu tapi karena adanya sifat MENUNDA.
  3. [041211] Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah (Muharram) dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam (HR Muslim).
  4. [041211] Setiap orang memiliki episode dan garis hidup yang berbeda sekalipun kakak beradik/kembar. Yang penting jadikan jalan dekat dengan Allah akan baik dan beruntung.
  5. [031211] Abu Qatadah meriwayatkan bahwa Rasul SAW bersabda: puasa sehari di hari Arafah dapat menghapus dosa 2 tahun yang lalu dan yang akan datang dan puasa sehari di hari Asyura menghapus dosa setahun (HR jama’ah selain Bukhari dan At Tirmidzi).
  6. [031211] Mari hijrah dari hati yang berharap/bergantung pada manusia yang tidak punya apa-apa, jadi bergantung hanya kepada Allah pemilik dan penguasa segalanya.
  7. [031211] Jika kita berpikir kita dikalahkan, maka kita dikalahkan. Jika kita berpikir kita tidak takut, maka kita tidak takut. Jika kita ingin menang tapi kita berpikir tidak dapat menang, hampir pasti kita tidak akan menang. Ujian bagi seseorang yang sukses bukanlah pada kemampuannya untuk mencegah munculnya masalah, tapi pada waktu menghadapi dan menyelesaikan setiap kesulitan saat masalah itu terjadi (David J. Schwartz).
  8. [021211] Futur itu ujian, karena Allah ingin melihat upaya kita untuk keluar dari sana.. Istiqomah itu ujian, karena Allah ingin melihat sejauh mana kita bisa bertahan di dalamnya.. Marah itu ujian, karena Allah hendak menguji semampu apa kita menahan diri darinya.. Sabar itu ujian, karena Allah hendak menguji seberapa kuat kita menjaganya dalam diri kita.. Lelah itu ujian, karena Allah tengah membedakan kita dengan mereka yang lalai.. Santai itupun ujian, karena Allah tengah menanti updaya kita untuk menyadari betapa buruknya bersantai di tengah terangnya cahaya dakwah. Keep do the best for Islam. Allahu ghayatuna.
  9. [011211] Mungkin Allah membuat orang2 berpaling dari kita, karena Ia rindu agar kita berpaling padaNya. Mungkin Allah membuat orang2 tak mau mendengarkan kita, karena Ia rindu agar kita berkomunikasi padaNya. Mungkin Allah membuat kita merasa tak dibutuhkan, agar kita kembali merasa membutuhkanNya. Mungkin Allah membuat kita merasa sendiri, agar kita ingat bahwasannya Ia selalu ada di dekat kita. Percayalah semua pasti ada hikmanya.
  10. [011211] Ujian hidup: “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya)” (QS Al Anbiya: 35). Sahabatku, ujian bukan hanya kesusahan/kepahitan, kelapanganpun bagian dari ujian. Justru lebih banyak yang tergelincir akibat ujian: pujian, kemudahan, dan kelapangan. Sahabat, kita harus selalu waspada, ketika ujian melimpahnya karunia. Kuncinya bersyukur. Semoga lulus atas ujian kebaikan.
  11. [291111] Sang pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak akan pernah memang. Tidak penting berapa kali kita jatuh dan gagal, yang lebih penting adalah apakah kita senantiasa bangkit kembali.
  12. [291111] “Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta. Tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada” (QS 22:46). Mata buta hanya tidak bisa melihat dunia, tetapi hati yang buta tak bisa melihat kebenaran, hidup pasti selalu resah gelisah dan bingung. Sahabat, jangan silau dan diperdaya oleh duniawi dan jangan mau diperbudak nafsu karena akan membutakan hati. INFO: silakan follow twitter @smstauhiid dan http://www.smstauhiid.com.
  13. [281111] Multilevel pahala: “Barangsiapa yang menunjuki kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR Muslim). Semakin banyak yang mengamalkannya, maka semakin banyak pula pahala yang mengalir sampai kiamat. Sahabatku, ayo kita bergerak untuk belajar dan mengajak/berdakwah. Hidup cuma sebentar di dunia ini, hanya amal yang menjadi bekal pulang kita.
  14. [271111] Hijrah terpenting adalah hijrah dari kemusyrikan kepada tauhiid dari menuhankan duniawi/makhluk/nafsu kepada benar2 tiada Tuhan selain Allah semata. “Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi2 yang sebelummu, jika kamu mempersekutukan Allah niscaya akan terhapuslah amalanmu dan tentulah kamu termasuk orang2 yang merugi” (QS Az-Zumar:65). Sahabat, tidak akan ada ketenangan dan kemantapan dalam hidup ini selain dengan tauhiid yang bersih dan kokoh.
  15. [261111] “Sesungguhnya Robbmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; seungguhnya Dia Maha melihat akan hamba2Nya” (Al Isra:30). Sahabatku, jangan takut tak punya rezeki, tapi takutlah kalau kita tidak punya keyakinan bahwa Allah-lah Pemberi, yang Membuka, Menahan, dan Mengambil. Luruskan niat, sempurnakan ikhtiar, dan tawakal hanya kepadaNya. Akan dicukupi rezeki yang berkah.
  16. [251111] “Dan tak ada sehelai daun pun yang gugur, melainkan Dia (Allah) mengetahuinya (pula)” (QS Al-An’aam:59). Sahabat yang baik hati, segalanya tidak ada yang luput dari pengetahuan Allah dan kekuasanNya . Tidak ada satu tempat pun yang tersembunyi bagiNya. Kita harus selalu sadar dan yakin bahwa Allah senantiasa tahu apapun yang kita lakukan, di manapun, kapanpun, mari kita jaga diri baik2.
  17. [241111] “Tidak ada suatu musibahpun yang menimpa kecuali dengan izin Allah. Dan barangsiapa yang berimana kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya” (QS 64:11). Sahabaku, yakinilah tidak ada yang kebetulan, segala sesuatu hanya bisa terjadi dengan izinNya baik nikmat maupun musibah. Dan pasti ada hikmahnya. Semakin yakin dan mengembalikan urusan kepada Allah maka akan terbuka hati ini melihat hikmah di balik kejadian.
  18. [231111] Hening, logika digunakan untuk pertimbangan dan seleksi awal, tapi pilihlah dengan hati. Dekatkan hati pada Allah, tingkatkan ketaatan padaNya. Kelak akan ada ketetapan hati, itu namanya keyakinan. Kekuatannya mempengaruhi siapa yang ‘menang’ nanti dan menjadi pilihan. Semangat, hening! 🙂  *;)*
  19. [231111] Sahabat, ujian: sumber kebahagiaan. “Dan kami pasti menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah2an. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang2 yang sabar, yaitu orang2 yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata innalillahi wa inna ilahi raaji’un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami kembali), mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang2 yang mendapat petunjuk” (QS 2:155-157).
  20. [191111] Tidak pernah ada rahasia bagi Allah, tak ada bisikan yang tersembunyi dari pendengaran Allah. “Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan2 mereka?” (QS 43:80). Sahabat, kita harus sungguh2 menjaga lisan dan sikap kita, karena tak ada yang tersembunyi bagiNya dan pasti semua akan kembali kepada kita sendiri.
  21. [181111] Sahabat yang baik, ingin dicintai Rasul SAW dan dekat dengan beliau? Inilah rahasianya: “Sesungguhnya orang yang paling aku senangi dan paling dekat kepadaku tempat duduknya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya” (HR Bukhari). Akhlak adalah respon spontan. Mari kita respon apapun yang terjadi, senang/susah dengan sikap terbaik yang paling disukai Allah dan betul2 ikhlas bukan utnuk manusia. Insya Allah akhlak akan jadi lebih baik.
  22. [171111] Sikap mandiri akan berbuah harga diri. Hidup yang bersandar, apalagi meminta2 pada orang lain akan menghinakan diri. Sahabatku, kita renungkan sabda Nabi SAW: “Sungguh seorang dari kalian membawa seikat kayu bakar di atas punggung lalu menjualnya, sehingga dengannya Allah menjaga kehormatannya, itu lebih baik daripada meminta2 kepada manusia. Mereka memberi atau tidak memberi” (HR Bukhari).
  23. [161111] “Dan apabila hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah sesungguhnya aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila berdoa kepadaKu”(QS 2:186). Sahabatku, Allah Maha Dekat, pasti mendegar setiap doa, setiap bisikan hati, dan pasti pula Allah tidak menyia2kan hamba yang memohon kepadaNya. Ayo perbanyak doa dengan sungguh2 dan tulus, niscaya Allah tidak akan mengecewakan kita.
  24. [141111] (QS 35:10) “Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya”. Sahabtku yang baik hati, mencari kemuliaan dan kebahagiaan dengan harta benda dan penilaian manusia pasti tidak akan pernah didapat, hanya melelahkan bathin serta semu belaka. Carilah kemuliaan di sisi Allah, dijamin bahagia, mulia yang asil dan kekal.
  25. [131111] Sahabatku semoga kita jadi ahli syukur. Jangan pernah takut tak kebagian rizki, tapi takutlah tak bisa bersyukur. Karena syukurlah pembuka pintu karunia Allah, dan kufur nikmat pembuka kesengsaraan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmatKu makan sesungguhnya azabKu sangat pedih” (QS Ibrahim:7).
  26. [121111] “Dia (Allah) yang menciptakan segala sesuatu lalu Dia menetapkan atasnya qadar (ketetapan) dengan sesempurnanya” (QS Al-Fuqon:2). Sahabatku, setiap kita punya episode dan garis hidup masing2, untuk apa dengki dengan takdir orang lain, lebih baik sempurnakan ikhtiar dan syukuri yang ada agar mendapat takdir karunia yang lebih baik.
  27. [111111] Sahabat, bila ingin hidup ini tenang, tak usah hiraukan ada atau tak ada orang yang mellihat/menilai amal2 kita. “Wakafaa billahi syahiida”, cukuplah Allah sebagai saksi (QS Annisa: 79). Pasti balasan dari Allah sangat memuaskan.
  28. [101111] Mau lari ke mana saja, atau menjerit kepada siapa saja, tetap saja satu2nya yang bisa menolong adalah DIA, Allah yang Maha Dekat. Sahabat, ingat janji Allah “Kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepadaNyalah kamu meminta pertolongan” (QS An Nahl: 53). Walau lahir sibuk ikhtiar, hati sibuklah bersama Allah, niscaya akan tenang dan ditolong.
  29. [091111] Sibuk dengan penilaian Allah adalah sumbe rketenangan, sibuk dengan penilaian manusia adalah sumber kegelisahan, padahal semua karunia hanya datang dari Allah.
  30. [081111] “Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula ucapan terima kasih” (QS Al-Insaan: 9). Sahabat, mari fokus dengan rumus LAKUKAN dan LUPAKAN. Tak usah berharap apapun dari selain Allah akan sangat menenangkan hati dan disukai Allah.
  31. [061111] Sahabat, semoga kita menikmati berkorban apapun di jalan Allah sebagai syukur atas limpahan karuniaNya, tak akan pernah berkurang rezeki karena patuh kepadaNya. Dialah yang Maha Mensyukuri Kebaikan hamba2nya, akan selalu datang dan datang balasanNya.
  32. [051111] Semoga Allah me njamu di Arofah, hari ini hari Arofah. Dari ‘Amr bin Syu’aib Nabi SAW bersabda: “sebaik2 doa adalah doa pada hari Arofah” (HR Tirmidzi no 3585). Mari memperbanyak doa, walau tak sedang wukuf. Allah Maha Dekat, Maha Mengabulkan Doa, semoga takdir dirobah ke takdir terbaik kita.. aamiin
  33. [031111] Sahabat, kita renungkan hadits Nabi SAW “Sesungguhnya seseorang yang berakhlak baik akan mendapatkan derajat orang yang bangun malam (beribadah), dan puasa pada siang harinya” (silsilah al hadits ash shahih juz II/421). Betapa dahsyatnya pahala akhlak yaitu: repon spontan. Mari kita jaga reaksi kita dalam hal yang kita sukai maupun tidak.
  34. [021111] Sahabat, mari jauhi hati keras dan sikap kasar, karena kelembutan ternyata adalah kekuatan yang dapat menembus hari, dan semua ini berkah bagi yang diberi rahmat oleh Allah semata. “Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka” (QS 3: 159).
  35. [011111] Lantaran ikhlas, kata Abdullah Ibnu Mubarak, betapa banyak amal kecil menjadi besar dan amal besar menjadi kecil. Misalnya, siapa sangka jika amal jihad, mengkaji dan membaca Al-Qur’an, serta bersedekah, justru mengantarkan pelakunya masuk neraka. Mengapa? Karena, seperti disebutkan dalam sebuah hadits, “Orang yang berjihad karena ingin mendapat julukan sebagai pahlawan pemberani. Orang yang belajar Al-Qur’an agar disebut alim dan qari’. Dan orang yang bersedekah agar dikatakan dermawan” (HR Muslim, Ahmad, dan Nasa’i).
  36. [301011] Jangan pernah berharap orang berterimakasih atas amal yang kita lakukan. Namun kita harus berterimakasih dan membalas kebaikan orang kepada kita sebagai syukur kepada Allah.
  37. [261011] Hidup = Belajar. Belajar bersyukur meski di dalam kekurangan, belajar merelakan meski kehilangan, belajar taat meski berat, belajar memahami meski tidak sehati, belajar mengasihi dan mengampuni meski seringkali disakiti, belajar setia meski tergoda, belajar memberi meski tidak seberapa, belajar beriman meski berhadapan dengan banyak kesulitan dan tantangan, belajar penguasaan diri ketika diperhadapkan dengan banyak keinginan.
  38. [251011] Bila lelah menyapa, pejamkan mata dan bayangkanlah Asma binti Abu Bakar yang sedang memanjat tebing saat berjihad. Bila ujian hidup membuat kita menangis, pelajarilah ketabahan Asiyah (istri Fir’aun). Bila celaan menyapa, hadirkanlah kesabaran Maryam. Bila putus asa membuat kita menyerah, bayangkan Hajar yang berlari dari bukit Shafa dan Marwah. Mereka hanyalah manusia biasa seperti kita, namun cinta pada Rabbnya yang membuat mereka sabar, tabah, dan kuat. Mari belajar menjadi seperti mereka 🙂
  39. [251011] Jadikan cintaku padaMu ya Allah, berhenti di titik ketaatan, meloncati rasa suka dan tidak suka. Karena aku tahu, mentaatiMu dalam hal yang tidak kusukai, adalah kepayahan, perjuangan, dan gelimang pahala. Karena seringkali ketidaksukaanku hanyalah bagian dari ketidaktahuanku -SAF-
  40. [201011] Manajemen yang paling penting dalam jama’ah adalah manajemen halaqoh, karena ia merupakan batu bata pertama dalam bangunan. Apabila manajemen halaqoh baik, maka baik pula kondisi jama’ah secara keseluruhan (Dr. Ali Ahmad)
  41. [121011] Orang2 pandai dalam ummat ini sepakat bahwa kenikmatan tidak bisa diperoleh dengan cara yang nikmat. Ketentraman tidak bisa diperoleh dengan cara yang tentram (Ibnul Qoyyim).
  42. [070911] Imam Ibnu Athaillah (penulis kitab Al Hikam) pernah berkata, jangan risaukan apa yang sudah dijanjikan Allah kepada kita, tapi risaukanlah kalau kita lalai terhadap kewajiban2 yang mesti dilakukan.
  43. [170811] Rasulullah bersabda bahwa umatnya di masa mendatang bagaikan buih di lautan. Tapi itu tidak berlaku bagi mereka yang yakin bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum selain kaum itu sendiri yang mengubahnya. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk menjadi umat yang lemah. Allah menjanjikan kemenangan Islam, itu artinya Allah memberikan kesempatan pada kita suatu pilihan, ikut berjuang atau hanya diam.
  44. [120811] Betapa Allah selalu ingin membahagiakan kita di setiap keadaan nan gundah. Ia berkata, “Laa taiasuu min rauhillah” (Jangan berputus asa dari rahmat Allah). Maka tenang, teguh, dan optimislah!
  45. [080811] Orang mukim bisa merasa cemas karena 6 hal: (1) cemas (takut kpd Allah), khawatir jika sewaktu2 Allah mencabut kenikmatan iman, (2) cemas akan malaikan hafadhah (pencatat), takut mereka mencantumkan amal yang dapat mempermalukan diri pada hari kiamat, (3) cemas akan setan, takut seandainya ulah mereka menjadi sebab terhapusnya segala amal kebaikan diri, (4) cemas akan malaikat maut, takut tiba2 nyawa dicabut, sedangkan diri tengah lengah atau lupa, (5) cemas akan gemerlap dunia, takut diri terbujuk terpukau sehingga lupa kehidupan akhirat, (6) cemas akan keluarga, takut terlalu disibukkan oleh mereka sehingga lupa mengingat Allah (Usman bin Affan)
  46. [080811] Kita mengeluh “tak mungkin”, Allah menjawab “jika Allah menghendaki sesuatu, cukup berkata jadi! Maka jadilah!” (QS Yaasin: 82). Kita mengeluh “saya terlalu lelah”, Allah menjawab “Aku ciptakan tidurmu untuk istirahatmu” (An Naba: 9). Kita mengeluh “saya tidak mampu”, Allah menjawab “Allah tidak membebankan sesuatu pada seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya” (Al Baqarah: 286). Kita mengeluh “saya stress”, Allah menjawab “Hanya dengan mengingat Allah, maka hati menjadi tenang” (Ar Ra’du: 28). Kita mengeluh “tak ada gunanya”, Allah menjawab “Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya ia akan melihat kebaikannya” (Al Zalzalah: 7)
  47. [070811] Efek taqorrub dengan Qur’an: akan diberikan hikmah, dijadikan dari kita penuh rasa kasih sayang terhadap sesama, dibersihkan dari dosa, dijanjikan nilai2 ketakwaan, menghasilkan rasa hormat terhadap Qur’an, menjadikan diri berbakti pada ortu, terlepas rasa sombong dalam hatinya, diberikan kesejahteraan pada hari lahirnya, di hari wafat, dan di hari dibangkitkan hidup kembali (QS 19:12-15)
  48. [050811] Sesungguhnya sebaik2nya istrimu ialah yang bisa membawa keturunan, murah hati, terjaga dari kejelekan, luhur perbuatannya, patuh pada suaminya, terjaga kehormatannya dari orang lain, mau mendengarkan perkataan suaminya, taat pada perintah, dan kalau berduaan dengan suaminya dia mengabulkan apa yang diinginkan suaminya dan tidak bertabiat keras.
  49. [030811] Barangsiapa selalu membaca istighfar, Allah akan memberinya jalan keluar dari kesempitan, kelapangan dari kesusahan, dan memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga-duga (HR Abu Daud).
  50. [260711] Ini sebuah catatan untuk teman2 dan saya sendiri. Untukmu saudaraku, sudah saatnya engkau malu pada Tuhanmu. Tentang rasa cinta yang tak halal untuk dirasa. Tentang angan yang tak pantas dibayangkan. Karena semua itu adalah sebuah pengkhianatan. PadaNya dan juga pada seseorang yang kini sedang menjaga hatinya untukmu. Ketahuilah di sana ada insan yang setia menundukkan pandangannya, yang menghijab hatinya, yang menunggu dengan mengisi harinya penuh dengan doa terbaik untukmu. Ia yang tak pernah ingin mengenalmu sebelum halal atasmu. Karena dengan itu ia menjagamu. Maka dengarkanlah saudaraku, tak inginkah kau menghargainya dengan berbuat seperti apa yang ia perbuat untukmu? Menundukkan hati dan pandangmu untuknya sampai datang waktunya?
  51. [220711] Mari beramal, meskipun berat memulai dan menjaganya, hingga pada suatu titik di mana kita yang akan merasa berat jika melewatkannya. Ini merupakan salah satu nikmat terbesar.
  52. [200511] Apabila kau letih dalam berbuat kebaikan, sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan yang dilakukan akan terus kekal. Dan apabila kau bersenang2 dalam dosa, maka kesenangan itu akan hilang dan dosa yang dilakukan akan terus kekal (Ali ra)
  53. [170511] Sebenarnya tiap manusia adalah selebritis. Bukankah setiap hari kita di-shooting oleh malaikat Raqib dan Atid mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Bayangkan! Dokumen film itu akan diputar ulang di bioskop akhirat nanti tanpa sensor sedikitpun. Hanya mereka yang berakting sesuai tuntutan skenario Al-Qur’an dan hadits lah yang akan mendapat piala “surga awards”. Mau piala? Ayo perbaiki akting kita lewat iman dan takwa. Semoga kita mendapatkan piala “surga awards”.
  54. [030511] Perbuatan (ibadah) tanpa keikhlasan dan ittiba (mengikuti Nabi) bak musafir yang mengisi kantongnya dengan kerikil, memberatkannya tapi tak bermanfaat (Ibnul Qayyim).
  55. [060411] Iman seorang mukmin akan tampak di saat ia menghadapi ujian. DI saat ia totalitas dalam berdoa tapi ia belum melihat pengaruh apapun dari doanya. Ketika, ia tetap tidak merubah keinginannya dan harapannya, meski sebab2 untuk putus asa semakin kuat. Itu semua dilakukan seseorang karena keyakinannya bahwa hanya Allah saja yang paling tau apa yang lebih baik utnuk dirinya (Ibnul Jauzi)
  56. [170311] Puasalah tiga hari dari setiap bulan. Sesungguhnya amal kebajikan itu ganjarannya 10x lipat seolah ia seperti berpuasa sepanjang masa (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, dan Nasa’i).
  57. [100311] Dan pada sebagian malam shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah2an Rabbmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji (QS Al Isra: 79)
  58. [270211] Bila kau sedang menunggu seseorang untuk menjalani kehidupan menuju ridhaNya, maka bersabarlah dengan keindahanNya. Demi Allah dia tidak akan datang karena kecantikan, ketampanan, kepintaran, ataupun kekayaanmu, tapi Allah lah yang menggerakan dia untuk datang kepadamu. Janganlah tergesa-gesa mengekspresikan cinta padanya sebelum Allah mengizinkan. Karena belum tentu yang kau cintai adalah yang terbaik untukmu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dalam hati rapat2, niscaya Allah akan menjawabnya dengan lebih indah.
  59. “Apapun yang terjadi, sesibuk apapun, seberat apapun, sebanyak apapun amanah yang harus dikerjakan dan harus diselesaikan. Yang pertama selesaikan dulu ‘Amanah Allah’. Hari ini hafalan qur’annya sudah bertambah? Murojaah hafalannya sudah? Ibadahnya wajib dan sunnahnya sudah dilaksanakan dengan baik? Insya Allah, ketika Allah sudah ridha dengan ikhtiar yang kita lakukan, waktu akan terasa lapang, akan banyak pintu-pintu kemudahan dan keberkahan yang akan terbuka untuk menyelesaikan semuanya dengan baik. Semakin banyak amanah, semakin meningkat kualitas ibadah.” (Yoyoh Yusroh, 2010)

4 thoughts on “Taushiyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s