[MN7-1] Menanamkan Tauhid pada Anak

Menanamkan Tauhid Pada Anak (Ust Arsal Sjah)

Madrasatun Nisa season 7 episode 1

Dari Ibnu Abbas ra, bahwa Nabi bersabda:

“Ajarkan kalimat Laa ilaha illallah kepada anak kalian sebagai kalimat pertama, dan tuntunkanlah mereka (mengucapkan) Laa ilaha illalallah ketika menjelang mati” (HR Hakim)

Ustadz Arsal menyebutkan 3 cara untuk menanamkan tauhid pada anak usia dini: mendiktekan kalimat tauhid dan maknanya, mengajarkan Al Quran, menjaga dan mengawalnya.

1. Mendiktekan kalimat tauhid dan maknanya pada anak

“Di awal waktu ketika anak-anak mulai bisa berbicara, hendaklah mendiktekan kepada mereka kalimat Laa ilaha illallah Muhammad rasulullah, dan hendaklah sesuatu yang pertama kali didengar oleh telinga mereka adalah Laa ilaha illallah (mengenal Allah) dan mentauhidkannya. Juga diajarkan kepada mereka bahwa Allah bersemayan di atas singgasanaNya yang senantiasa melihat dan mendengar perkataan mereka, senantiasa bersama mereka di manapun mereka berada”. (Ibnul Qayyim)

 

Read More »

Social Media: Just Take It or Leave It

enel uga..

socmed memang tempat berekspresi, tapi tentunya tetap sesuai dengan norma agama, hukum, dan kesopanan kan ya 🙂

So Which Blessings of Your Lord Will You Deny~?

Mau posting hasil karya, takut dibilang show off keahlian..

Mau posting foto liburan, takut dibilang pamer kendaraan dan gaya hidup..

Mau posting nasehat, takut dibilang sok suci, sok paling bener…

Mau posting tips and trik berbisnis, takut dibilang sok pinter, sok sukses…

Mau posting foto makanan, takut dibilang nggak empati sama yang lagi laper..

View original post 814 more words

Mencintai adalah Memberi

Kemarin saya menemukan video ini di salah satu akun tumblr, yang berisi penjelasan seorang rabbi tentang “fish love”.

A: Kenapa kamu makan ikan itu?
B: Karena saya suka ikan
A: Oh, kamu menyukai ikan itu. Karena itu kamu mengeluarkannya dari air, kemudian membunuhnya, dan memasaknya. Jangan katakan padaku kamu mencintai ikan itu. Kamu mencintai dirimu sendiri, dan karena ikan itu terasa enak bagimu, maka kamu mengambilnya dari air dan membunuhnya lalu memasaknya.

Seringkali cinta yang banyak terjadi sekarang adalah “fish love”, di mana orang mencintai pasangannya karena merasa pasangannya bisa memenuhi kebutuhan lahir dan batinnya. Mereka merasa saling mencintai, tapi sebenarnya dalam hubungan itu mereka hanya mencari pemenuhan kebutuhannya sendiri. Pasangannya dijadikan sarana untuk memenuhi kebutuhannya. Dalam mencintai, yang seharusnya terjadi adalah memberi, bukan apa yang bisa didapatkan.

Read More »

[MyTrip] Singapura 2015

Setelah sekian lama ga ngeblog, sekarang saya mau ngeblog lagi ah..hehe. Udah kepikiran beberapa yang mau di-share, tapi karena belum nulis, saya share sedikit catatan perjalanan plus foto-foto pas datang ke Amazed by The Quran (ABTQ) conference di Singapura 2 tahun lalu. Acara ini diadakan di The Star Performing Arts Centre, 1 Vista Exchange Green, yang bisa dijangkau dengan jalan kaki dari stasiun MRT Buona Vista. Yang saya ingat, saya datang pagi sebelum lokasi acaranya dibuka, terus ngantri, ngobrol dan foto-foto sama sisters dari Malaysia yang pernah ikutan The Quran Intensive dari Bayyinah dan diajar langsung sama ustadz Nouman di Malaysia.

This slideshow requires JavaScript.

Di Singapura, saya cuma jalan-jalan ke Gardens by The Bay, Mustafa Center (tempat beli oleh-oleh), Orchard Road, sama Kampong Glam.

Read More »