[MyTrip] Padang – Pesisir Selatan 2018

Sumatera Barat memang terkenal dengan keindahan alamnya. Nah beberapa di antaranya yang akan saya ceritakan di sini terdapat di sekitaran Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.

1. Puncak Mandeh

Kawasan Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan ini disebut-sebut punya panorama laut yang mirip-mirip sama Raja Ampat di Papua. Nah panorama ini bisa dinikmat dari Puncak Mandeh yang berjarak 50 km dari kota Padang. Pengalaman saya, waktu tempuhnya kurang lebih 1,5 jam (karena macet di sekitar Teluk Bayur). Memasuki kawasan Mandeh di “gerbang”-nya itu ada banyak orang yang menawarkan untuk naik perahu mengitari perairan sana. Tapi saya ngga ikutan, saya lanjut menaiki perbukitan sampai ke Pundak Mandeh. Sampai di sana… Waw masya Allah.. pemandangannya.. cantiik!

Untuk sampai ke Puncak Mandeh ini, ga ada biaya tiket masuk. Kecuali kalau mau mutar-mutar naik perahu (kurang tau bayar berapa) atau snorkeling (kurang tau tempatnya di mana, karena dari Puncak Mandeh ga keliatan orang berenang-renang). Di Puncak Mandeh cukup ramai, ada orang-orang yang jualan juga. Tapi waktu saya ke sana pengunjungnya cuma sedikit.

2. Jembatan Akar

Dari Puncak Mandeh, lokasi Jembatan Akar ini kurang lebih berjarak 30 km. Karakter jalan memasuki wilayah sana mirip-mirip dengan ke Puncak Mandeh, yaitu menaiki bukit. Sampai di kawasan Jembatan Akar, mobil hanya bisa parkir di pinggir jalan, sepertinya belum ada tempat parkir khusus. Lalu ada gerbang kecil menuju ke Jembatan Akar, melewati turunan tangga dan jalan sekitar 50 meter. Untuk memasuki kawasan wisata ini ada biaya masuk sebesar Rp 7000 per orang (eh apa 5000 ya lupa :p). Beginilah penampakan Jembatan Akar.

Menyebrangi jembatan ini merupakan sebuah sensasi tersendiri lho.. permukaan/titiannya kan ga rata, jadi agak menegangkan juga pas sampai di tengah jembatan 😀 Setelah sampai di ujung jembatan, ada jalan turun ke sungai di bawah. Pengunjung bisa duduk-duduk di bebatuan sambil merasakan sejuknya air sungai, atau kalau berenang juga boleh. Anak-anak di daerah itu beberapa ada yang berenang-renang di sungai, dan mereka loncat dari jembatan ke sungai XD hihi.. jadi hiburan tersendiri ngeliat mereka yang berani gitu bolak balik loncat dari jembatan dan berenang-renang dengan santai. Suasana di sana enak banget.. adem, dan berasa di alam banget. Bisa juga buat piknik, gelar tikar di pinggir jembatan terus makan siang. Enak! :9

3. Pantai Carocok Painan

Destinasi selanjutnya adalah Pantai Carocok Painan. Untuk masuk ke pantai, ada biaya tiket sebesar Rp 5000 per orang. Yang khas di pantai ini ada semacam dermaga (?) apa sih itu namanya, jalan setapak di atas laut dengan nuansa warna oranye. Pengunjung juga bisa nyebrang ke pulau di seberang pantai, yaitu Pulau Cingkuak. Ada loket tiket dan tarif resmi yaitu sebesar Rp 21.000 untuk satu orang bolak balik pantai Carocok-Pulau Cingkuak.

Pantai di Pulau Cingkuak bagus juga lho.. saya jadi ingat pantai Pulau Lengkuas di Belitung. Cukup ramai juga karena di sana banyak yang menyewakan permainan air seperti banana boat, speed boat, snorkeling dengan biaya sekitar Rp 30.000 ke atas. Di sepanjang pantai Pulau

Cingkuak ada semacam saung untuk duduk-duduk, tapi ternyata itu disewakan, bayar Rp 30.000 😀

4. Bukit Langkisau

Nah ini gak jauh dari Pulau Cingkuak, belok dikit terus nanjak ke Bukit Langkisau, sedikit-sedikit kita bisa lihat Pantai Carocok dari atas. Bagus pemandangannya.. cuma sayang pas saya sampai sana, pas banget awan hitam datang, lalu hujan… jadi ga keliatan apa2 X)

5. Masjid Raya Sumatera Barat

Di hari kedua, jalan-jalannya di sekitaran Kota Padang, mulai dari Masjid Raya Sumbar yang desainnya menurut saya keren abis.. meskipun kata orang-orang ya jadi ga keliatan kayak masjid.

6. Jembatan Siti Nurbaya

Kalau ini salah satu objek wisata di Kota Padang. Berada di atas sungai Batang Arau, area sekitar jembatan ini menurut saya epic banget, karena ada view bukit dengan rumah-rumah di sekitarnya. Kawasan ini juga dekat dengan kawasan kota tua Padang dan daerah pecinan.

Karena saya ga berhenti di kawasan ini, ambil foto pun dari mobil, jadi fotonya kurang merepresentasikan bagusnya daerah sini..hihi. Dari jembatan ini, kita bisa menuju ke jalan baru (hm..gatau namanya apa, disebutnya jalan baru kayaknya) yang jalannya naik turun dan pinggir pantai, jadi masih bisa menikmati pantai bahkan sunset-nya pun bagus pas udah sampai di sekitar pertengahan jalan. Di sore hari, banyak lho orang yang lari di sini. Ga kebayang aja, soalnya jalannya naik turun dan ga ada trotoar yang memadai, jadi ya lari di pinggir jalan ga ada pembatas sama kendaraan yang lewat.

7. Pantai Air Manis

Pantai ini bisa dicapai lewat jalan baru tadi terus ke daerah Air Manis, Padang Selatan. Di sini ada bebatuan yang konon adalah sosok Malin Kundang yang dikutuk jadi batu (beserta kapalnya). Cuma bentuk batunya udah kurang jelas kalau menurut saya. Masuk ke pantai ini bayar Rp 5000 per orang (dan untuk mobil kalau ga salah Rp 10.000). Pantai di sini entah kenapa pasirnya hitam gitu.. Di sini objek mainan yang ramai adalah mengendarai motor ATV. Ombak di pantai ini lumayan banyak dan kencang, jadi banyak juga pengunjung yang surfing.

Sekian cerita saya tentang jalan-jalan ke Padang. Semoga pembaca yang belum pernah ke sana bisa merasakan serunya jalan-jalan ke Padang yaa.. Oh ya, Sumbar juga terkenal akan kulinernya kan. Nah ada satu jajanan yang enak nih di Padang dan sekitarnya, namanya tahu brontak. Itu semacam bakwan tapi ada isinya, misalnya tahu, telur, bakso, nugget, lalu dimakan pakai saus sambal. Kalau ke Padang jangan lupa coba tahu brontak yaa.. Selamat mencoba 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s