[Ilmfest2014] Omar Suleiman: The Friend

  • Rasulullah membuat orang-orang di sekitarnya merasa spesial
  • Ada hadits begini: Kalian akan mendapati manusia bagaikan seratus unta yg tak ada seekor pun dapat ditungganginya (rohilah).’ [HR. Muslim].
  • Rohilah ini ada 2 interpretasi:
    • Hanya sedikit orang yang bisa mengemban beban dakwah, yang bisa diandalkan, yang benar-benar menopang dakwah. Seperti kawat baja dalam beton, tidak nampak tapi kuat.
    • Berarti teman
  • Rasulullah menanggung beban dakwah seluruh dunia dan isinya. Tapi beliau tetap memperhatikan para sahabatnya.
  • Makin sibuk orang, biasanya makin gak memperhatikan hal detail, gak memperhatikan personal/individu. Tapi Rasulullah gak pernah terlalu sibuk untuk memperhatikan semua sahabatnya.
  • Rasulullah gak pernah membuat orang merasa insignificant
  • Beliau ketika bicara dengan seseorang, menghadapkan seluruh tubuhnya (bukan hanya wajah) ke orang tersebut
  • Sampai-sampai para sahabat merasa masing-masing adalah yang paling dicintai Rasul, saking diperhatikannya
  • Kadang kita memilih teman berdasarkan keuntungan apa yang bisa kita dapat dari orang ini.. tapi tidak demikian dengan Rasulullah
  • Contohnya sikap beliau terhadap Julaibib, sahabat yang gak tenar, secara tampang gak keren, tapi dimuliakan oleh Rasul
  • Kalau ada orang yang menghilang dalam waktu cukup lama, Rasulullah pasti bertanya. Bahkan beliau ngeh kalau ada wannita tua penyapu halaman masjid yang “menghilang”
  • Bahkan beliau ngeh kalau sahabatnya lapar, meskipun sahabat tersebut gak bilang
  • Rasulullah kalau marah tidak dilampiaskan dengan kasar. Contohnya saat Aisyah menyinggung soal Khadijah yang waktu itu telah wafat. Beliau tidak suka, tapi meresponnya dengan menyampaikan betapa istimewanya Khadijah tanpa menjatuhkan Aisyah.
  • Kalau ada orang yang bicara buruk tentang Allah, kita jawab dengan baik-baiknya Allah, tanpa menghina orang itu
  • Ada lagi cerita tentang perselisihan Umar bin Khattab dan Abu Bakar (sile dicari sendiri..hehe)
  • Dalam diskusi, Rasulullah ikut berkontribusi (meski diskusinya tentang dunia), beliau sampaikan hal-hal bermanfaat terkait yang sedang dibicarakan.
Omar Suleiman
photo source: Qabeelat Ihsan
Advertisements

2 thoughts on “[Ilmfest2014] Omar Suleiman: The Friend

  1. late post banget sih niiing :p
    terimakasih sudah mengingatkan kembali

    etapi tetep bisa bikin muhasabah,
    bagaimana kita (saya) sekarang sangat sangat jauuuh melenceng, lg ngobrol sama orang masi sering megangin hp T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s