Amal Ibadah Saat Haid

Video ini bagus banget lho kawan2! Menjelaskan tentang amal ibadah apa sih yang bisa dilakukan Muslimah kalau lagi haid. Ilustrasinya juga cakep banget, jadi gak bosen nyimaknya. Sebelum video ini, ada video pertama yang menjelaskan tentang kedudukan wanita haid dalam Islam dan di luar Islam.

Pertama tentang amal ibadah apa yang bisa dilakukan. Jawabannya, yang paling utama adalah dzikir. Ternyata dzikir itu banyak pahalanya, padahal kayak yang remeh gitu ya, cuma ngomong aja. Tapi yang namanya dzikir mah harusnya pake hati juga ya 🙂 Dzikir bisa dilakukan di banyak waktu: pagi, sore, sebelum tidur, bangun tidur, sebelum makan, sesudah makan, dst. Selain itu, banyak amal lainnya, seperti belajar, baca buku, do’a, shalawat, dll.

Pertanyaan selanjutnya, bolehkah membaca Qur’an saat haid? Secara singkat dalam video ini dijelaskan, para ulama tidak ada perbedaan pandangan kalau membacanya itu dalam hati. Tapi kalau membaca dengan lisan (reciting), itu ada 2 pandangan: satu membolehkan, satu melarang. Menurut Muhammad Ibnu Utsaimin dalam kitabnya Dimaa, jumhur ulama melarang membaca Qur’an dengan lisan bagi perempuan yang sedang haid. Tapi, masih ada pengecualiannya, yaitu dalam kondisi diperlukan, contohnya:

  1. Guru yang mengajarkan Qur’an
  2. Murid yang membaca Qur’an untuk ujian
  3. Saat meruqyah
  4. Takut kehilangan hafalan

Bagaimana dengan memegang mushaf? Dalam video ini dijelaskan mushaf adalah kitab Qur’an tanpa terjemahan atau tafsir. Kalau mau membaca dari mushaf, harus ada penghalangnya, misalnya kain, sarung tangan, atau pulpen (untuk membalik halaman). Sedangkan untuk buku tafsir, atau buku dengan sedikit tulisan Qur’an, itu boleh dipegang. Selain itu, boleh juga membaca Qur’an dari gadget seperti telepon genggam dan komputer, karena benda tersebut tidak sama dengan mushaf.

Di akhir video dijelaskan tentang “larangan” yang sebenarnya tidak berdasar seperti tidak boleh memotong kuku saat haid. Itu sebenarnya tidak ada dasarnya, jadi boleh2 aja potong kuku saat haid.

Rujukan yang dipakai dalam video ini adalah dari:

  • Ad Dima’ Ath Thabi’iyyah lin Nisa’ karya Muhammad Ibnu Utsaimin
  • Al Mukhlis Al Fiqhi karya Saleh Ibnu Fawzan Al Fawzan

Terakhir, tentang haid, teman saya pernah bilang, “itu bukan halangan, itu petunjuk Allah bahwa reproduksimu masih berjalan baik”.  Ya, meskipun nggak bisa beribadah penuh seperti biasanya, tetap alhamdulillah ya.. Saat haid, kita pun gak beribadah seperti biasa karena taat sama Allah yang melarangnya. Namun sayang, kadang dengan mudahnya haid jadi “kambing hitam” turunnya ruhiyah kita. Semoga tetap bisa jaga ruhiyah dengan amalan-amalan yang diperbolehkan saat haid ya! 🙂

Tambahan sumber lain:

Advertisements

7 thoughts on “Amal Ibadah Saat Haid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s