Ingin Ini, Ingin Itu, Banyak Sekali

Kalian pernah gak siiih.. punya banyak keinginan.. Pengen ini, pengen itu… sampe2 ngerasa absurd sendiri.. “Ini mungkin gak sih keinginan2 gw tercapai? Ini waras gak sih gw pengen segala macem begini?”

Mimpinya/keinginannya yang ga usah macem2, atau tetapin mimpi/keinginan setinggi2nya?

Yang saya pelajari dari beberapa guru, justru mimpi atau keinginan itu harus setinggi2nya. Inget bahasan tentang uluwwul himmah ini. Plus ceramahnya Yasir Qadhi ini, setidaknya ada 2 alasan kenapa harus punya keinginan tinggi:

  1. Kita disuruh minta surga, gak tanggung2, minta surga tertinggi, surga Firdaus: “…apabila kamu memohon pada Allah, maka mohonlah surga Firdaus, karena ia paling tengah dan paling tinggi” (HR Bukhari)
  2. Kita disuruh sabar seperti kesabarannya nabi2 ulul ‘azmi (Al-Ahqof:35), yang manaa… rasanya gak mungkin lah ya bisa nyamain kesabarannya Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad SAW. Tapi tetap aja kita disuruh menjadikan mereka sebagai standar.

Nah, kalau surga Firdaus yang rasanya jauh bgt, muluk, sulit digapai aja kita disuruh minta, gimana cita2 yang dibawah itu ya.. Jadi tentu boleh dong kita bercita, bermimpi, berkeinginan setinggi2nya.. Cuma, masalahnya sekarang di usahanya, gimana caranya biar pantes meraih keinginan itu. Dan quote dari bukunya A. Fuadi, Rantau 1 Muara, yang akan terbit April 2013 ini sukses menonjok2 saya:

Man Saara Ala Darbi Washala. Siapa berjalan di jalannya akan sampai di tujuan.

Kalau pengennya A… ya jalan di jalur yang menuju A.. Kalau pengen A tapi jalan di jalur B, atau malah males jalan, malah nongkrong di pinggir jalan, itu baru absurd namanya. Intinya, semua orang, siapapun, boleh bercita2 besar, boleh ingin ini – ingin itu – banyak sekali… tapi, langkah untuk menuju ke sananya juga harus diusahakan. Setidaknya berjalan di jalan yang menuju keinginannya, bukan malah melenceng atau mogok jalan. Dan satu hal lagi menurut saya, untuk menilai apakah keinginan itu pantas diperjuangkan, lihat aja apakah keinginan itu karena Allah, bikin makin dekat sama Allah? Kalau iya, go for it 🙂

 

Advertisements

3 thoughts on “Ingin Ini, Ingin Itu, Banyak Sekali

  1. هلك امرء من لم يعرف قدره
    “celakalah bagi orang yang belum mengetahui kemampuannya”
    jadi kita boleh – boleh aja berkeinginan ini atau itu tp kita pun harus menyesuaikan dong dengan standar kemampuan kita dan terlebih dengan usaha kita. ya intinya semua itu harus adil…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s