Why Can’t I Get What I Want? by Yasmin Mogahed

or the other question: why aren’t my dua being answered?

Teteh Yasmin, naha ieu teh jleb pisan ._.

Part of the problems really goes back to the idea of what exactly is our goal/what we are trying to achieve. Why we are trapped in these questions is that we have mixed or switched our means and our end/goals. End/goals is what we want to achieve/our destination, while our means it the tools we use to get there. And the problem in us, is that we believe in Allah, we love Allah, but Allah is not our end/ultimate goal. Rather, we have other goals/ends that have to do with other than Allah. Although those goals are halal, but nothing else other than Allah should be our goals. Those other goals should only be our means.

And what worse is that we often use Allah as a tools/means to get our other goals T_T

Contoh yang diberikan teteh Yasmin, misalnyaa.. ada yang pengen nikah, sama orang tertentu, sebutlah X. Nah orang ini berdo’a terus, minta sama Allah biar bisa nikah sama si X. Saking ngototnya, seolah2 dia menggunakan Allah sebagai alat untuk mencapai tujuannya, yaitu nikah sama si X. Padahal, sebenarnya belum tentu si X ini baik untuknya.

“Tapi kan si X ini soleh/solehah banget! Gimana mungkin X gak baik untuk orang ini?”

Meskipun X ini orang paling soleh/solehah sedunia, tetap aja belum tentu dia baik untuk orang ini. Karena bisa aja si orang ini jadi terikat dan terpesona sedemikan rupa sama X, sampai menjauhkannya dari Allah dan malah bikin lupa dari Allah. Karena itu, kalau Allah nggak ngasih, berarti Allah sedang menghindarkan dia dari sesuatu yang buruk. Dan Allah lebih tau mana yang lebih baik dan buruk bagi hambaNya, karena pengetahuanNya tak terbatas, sedangkan si hamba terbatas pandangannya. Karena itu, kalau punya keinginan lebih baik mintanya ke Allah: kalau itu baik untuk kita dekatkanlah, kalau tidak maka jauhkanlah.

One thought on “Why Can’t I Get What I Want? by Yasmin Mogahed

  1. […] penting bagi kita untuk menjadikan Allah sebagai tujuan, dan keinginan kita sebagai sarana, bukan sebaliknya. Apakah keinginan kita terwujud atau tidak, yang penting selalu dapat […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s