bukan akhir

Malam ini, timeline Twitter saya ramai dengan kabar gembira dari orang-orang yang lulus SNMPTN. Sebelumnya di pagi hari, beberapa teman Tahu Logay ngetwit tentang pengalaman gagal SPMB dulu. Berhasil vs gagal… Hebatnya, bagi Muslim keberhasilan atau kegagalan itu sama baiknya loh, kalau berhasil dia bersyukur, kalau gagal dia bersabar. Di mata manusia, mungkin keberhasilan dipandang baik dan kegagalan dianggap buruk. Tapi di mata Allah, keberhasilan belum tentu baik kalau nggak disyukuri. Sebaliknya kegagalan, bisa jadi lebih baik karena diiringi sabar. See.. logika langit ๐Ÿ™‚

Ya, sekarang fokus ke gagal SNMPTN. Itu sama sekali bukan akhir.. Saya mau kasih gambaran aja.. Misalnya gini.. si A gagal SNMPTN, terus dia harus masuk PTS. Sedangkan si B lulus SNMPTN dan diterima di PTN terkemuka. Saat reunian SMA di tahun kedua kuliah, orang2 mungkin akan liat si A kurang oke karena kuliah di PTS, sedangkan si B lebih oke karena kuliah di PTN terkenal. Tapi lima tahun kemudian, saat B masih luntang lantung cari kerjaan, A udah mempekerjakan orang lain karena dia memulai bisnis dan membuka lapangan kerja sendiri. Bertahun kemudian, B masih jadi pegawai biasa di sebuah perusahaan dan A udah jadi bos bisnisnya yang punya cabang di mana2. Itu cuma sedikit contoh aja, betapa kegagalan bukan akhir segalanya ๐Ÿ™‚

Yang menentukan sukses enggaknya seseorang bukan dia gagal SNMPTN atau masuk PTN apa nggak, tapi segimana kuat dia mau berusaha walau dalam keterbatasan. Masuk PTN favorit belum tentu ntar keluar jadi lulusan yang baik, kalo belajarnya males2an. Lulus nggaknya di SNMPTN mungkin menentukan panggung apa yang akan dimasuki selama kurang lebih 4 tahun. Setelah lulus kuliah, semuanya masuk ke panggung yang sama lagi, dunia nyata.ย  Kuliah di PTN sebagus apapun, mungkin gak akan cukup bekal untuk masuk dunia nyata itu kalau belajarnya males2an. Tapi kalau serius belajar karena pengen dapet ilmunya, kuliah di manapun insya Allah bisa jadi lulusan yang kompeten.

Terakhir, mau ngutip kata2 temen saya (kalo ga salah yang ngomong si Ucok),ย  bahwa tiap orang jalannya itu beda2. Ada yang untuk mencapai sukses bisa lempeng aja, ada yang jalannya harus muter2 dulu. Kalo kata A. Fuadi, antara usaha dengan hasilnya itu ada jarak, yang bisa cuma 1 cm, bisa juga 1000 km. Dan jarak itu hanya bisa diisi oleh… sabar. Man shabara zhafira!

 

 

Advertisements

3 thoughts on “bukan akhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s