The Master and slave

Master-slave? Jadi inget pelajaran sistem operasi jaman baheula.. Eniweii.. saya jadi ketagihan dengerin ceramahnya brother Nouman Ali Khan.. Serius ya, dia itu enak banget ngejelasinnya, bikin manggut2, tambah ngerti, ngasih sesuatu yg selama ini gak kepikiran, terus akhirnya tercerahkan. Hari ini saya nyimak bbrp videonya lagi, salah satunya tentang “summarize Qur’an in 2 sentences“. Widiih.. kayak apa tuh? Silakan disimak video berikut ini 🙂

Dalam 2 kalimat, kandungan isi Qur’an dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Menerima Allah sebagai Tuhan (tepatnya Ilah dalam bahasa Arab; sebagai yang disembah) DAN kita manusia sebagai hamba.
  2. Menerima bahwa panduan/petunjukNya hanya berguna untuk orang2 yang menerima dirinya sebagai hamba.

Sebagaimana yang terdapat di surat Al-Fatihah, “iyyaka na’budu” (hanya kepadaMu kami menyembah) dan setelah itu “ihdina shirathal mustaqiim“, tunjuki kami jalan yang lurus = meminta petunjuk/panduan. Dan perintah menyembah Allah juga banyak terdapat di ayat-ayat yang lain.

 يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعْبُدُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa (QS Al-Baqarah:21)

Banyak yang menerima Allah sebagai Tuhan, tapi gak semua bisa menerima dirinya sebagai hamba. Nggak sulit untuk mengakui Allah sebagai Tuhan yang menciptakan dan menjaga alam semesta. Nggak sulit untuk mengakui Allah sebagai Yang Maha Kuasa, Maha Pengampun, Maha Esa, Maha Bijaksana. Karena nggak ada implikasi apa2 pada dirinya: “Ya.. ya.. Allah Maha Pengampun.. bagus deh, saya senang kalau begitu”. Tapi kalau mengakui Allah sebagai Ilah, sebagai Tuhan yang berhak disembah dan menguasai diri kita, sebagai Master, maka implikasinya adalah menerima diri kita sebagai hamba, slave. Dan setiap hamba pasti gak bisa seenaknya, dia harus mau nurut sama tuannya. Dan begitulah seharusnya manusia, harus mau nurut sama Allah, ngikutin perintahNya dan menjauhi laranganNya. Karena begitulah iman, total submission to Allah. “Your wil comes under the will of Allah“.

Hal ini mungkin mudah untuk diucapkan, tapi butuh seumur hidup untuk diinternalisasikan, dan dibuktikan. Selamat membuktikan cinta, iman, dan ketundukan padaNya 🙂

Advertisements

3 thoughts on “The Master and slave

  1. “Hal ini mungkin mudah untuk diucapkan, tapi butuh seumur hidup untuk diinternalisasikan, dan dibuktikan.”

    Yap, benar sekali ka! 🙂
    Anyway gara2 di twiter dan di blog ka hening sering promosi video Ust. Nouman Ali, saya jadi ketagihan juga ka dengerinnya. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s