sibuk?

“Apapun yang terjadi, sesibuk apapun, seberat apapun, sebanyak apapun amanah yang harus dikerjakan dan harus diselesaikan. Yang pertama selesaikan dulu ‘Amanah Allah’. Hari ini hafalan qur’annya sudah bertambah? Murojaah hafalannya sudah? Ibadahnya wajib dan sunnahnya sudah dilaksanakan dengan baik? Insya Allah, ketika Allah sudah ridha dengan ikhtiar yang kita lakukan, waktu akan terasa lapang, akan banyak pintu-pintu kemudahan dan keberkahan yang akan terbuka untuk menyelesaikan semuanya dengan baik. Semakin banyak amanah, semakin meningkat kualitas ibadah.” (Almarhumah Ustadzah Yoyoh Yusroh, 2010) Diingatkan kembali oleh seorang saudara, Big Zaman.

(copas dari blog Ega)

Betul banget! Kita sering beralasan, ibadah harian menurun karena sibuk kuliah, tugas, kerja, dll. Padahal harusnya first thing first! Yang utama itu ibadah (mahdhoh). Karena itu, bukan ibadah harian yang harus menyesuaikan sama kesibukan dunia, tapi ibadah harian didahulukan, baru kemudian kesibukan dunia akan ngikut. Kalau ruhiyah bener, yg lain pun akan bener. Seberat apapun beban kerjaan, kalau ditopang dengan ruhiyah yang kuat, maka akan terasa tenang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s