ilmu dari owner boneka horta

ahad kemarin saya dan meirna ketemuan sama teh nisa, owner bisnis boneka horta. tau kan? produknya itu kan udah happening dimana2 *lebay* nah ceritanya kami mau belajar dari beliau untuk mengembangkan usaha creativemeaning yang baru kami rintis. jadilah kami janjian ketemu di kafe taman, taman kencana bogor.

teh nisa itu alumnus smansa bogor angkatan 2002 loh! *pantesan keren :p* dulu kuliahnya di ipb jurusan hortikultura. nah, saat masih kuliah, beliau bersama teman2nya ikutan pkm (program kreativitas mahasiswa) dengan membuat boneka horta itu. setelah itu berlanjut deh jadi bisnis.

pas udah lulus, teh nisa kerja kantoran di jakarta. tapi teman2nya yang satu tim itu pada jadi full time businessmen, fokus ngurus boneka horta itu. kata teh nisa, itu karena apa yang ingin mereka capai gak bisa didapatkan dengan kerja kantoran. jadi mereka itu inginnya memberdayakan masyarakat, dan mereka juga punya target2 “duniawi” (seperti rumah, mobil) yang ingin dicapai dalam waktu relatif singkat -yang kalau kerja kantoran mungkin harus nunggu sampe level manajer dan itu lama- sedangkan kalo bisnis pendapatan bisa sampe unlimited.

lama2 teh nisa juga maunya full time bisnis ajah. tapi ternyata agak susah minta persetujuan keluarganya, karena di keluarga teh nisa banyaknya pns. teh nisalah businessman pertama dari keluarganya. terus teh nisa bilang, mau coba dulu setahun aja. kalau ternyata dalam setahun penghasilannya sama dengan penghasilan orang kantoran, dia mau terus full time bisnis. tapi kalau ternyata lebih kecil penghasilannya, maka teh nisa balik lagi kerja kantoran.

ternyata eh ternyata, penghasilannya sama (atau bahkan lebih) sama penghasilan orang kantoran. akhirnya jadi deh teh nisa full time bisnis. usaha boneka horta mulai dikembangkan. yang tadinya teh nisa dan teman2nya produksi sendiri, lama2 mereka merekrut pegawai untuk produksi bonekanya. dari pegawai yang cuma 1 orang, terus berkembang jadi..hmm.. kalo ga salah 25 orang deh sekarang. terus mereka pun punya toko di dramaga (deket ipb). tapi kalau tempat produksinya di rumah pegawai2nya, di suatu desa gitu.

kebanyakan pegawainya itu ibu rumah tangga menengah ke bawah. jadi dengan dipekerjakannya mereka setidaknya bisa meningkatkan taraf hidupnya. adiknya teh nisa yang kebetulan adalah kabid saya waktu osis dulu, pernah cerita, kalau para pegawainya teh nisa itu sekarang bisa benerin rumah, beli motor, dll deh pokoknya jadi meningkat kehidupannya. alhamdulillah

kata teh nisa, yang penting dari bisnis itu adalah menciptakan sistem. dan juga harus ada pembagian yang jelas, misalnya siapa yang jadi manajer produksi, manajer pemasaran, keuangan, dll. terus juga jobdesk masing2 jelas. contohnya, utk update dan promosi produk itu tugasnya siapa? dll. kalau sistem udah tercipta, tinggal ngawasin aja. kalau belum ada sistemnya, bisa ribet sendiri karena musti ngawasin banyak hal.

terus, kalo produk udah ada, sering2 cari pasar, misalnya dengan ikutan pameran2. deketin deh tu ibu2 yang ngurusin pameran, ikutan komunitasnya. ntar kalau ada pameran atau kesempatan lain jadi gampang ngaksesnya. tapi, kalau pasar udah luas, jangan lupa kuatin juga kapasitas produksinya. kalo nggak ya nanti gak bisa memenuhi tuntutan pasar.

sekarang bisnisnya teh nisa udah merambah ke produk kerajinan seperti tas, tempat pensil/dompet, merknya heejou. dan insya Allah masih akan merambah ke bisnis lain tentunya ya, teh? πŸ™‚ selama ngobrol2 juga banyak ide2 seru yang terlontar. gitu kali ya kalo ngobrol sama businesswoman πŸ˜€

oke, jadi untuk creativemeaning, yang harus kami lakukan adalah segera melatih orang untuk produksi. merekrut pegawai gitu bahasa kerennya..hehe. kata teh nisa jangan sampai kami mentok di bagian produksi -oh tentunya-

saat ini kan cuma kami berdua (kadang dibantu mbaknya meirna). ngerjainnya juga malem2 abis pulang kantor, kalau lagi banyak pesenan bisa gak tidur. lalu, mungkin sekarang ini kami juga belum bisa melepas pekerjaan dan full time mengurus bisnis. yah, we’ll see sampe kapan. tapi betul sih kata teh nisa, hasil yang kita dapat ya pastinya sesuai dengan waktu yang kita kasih untuk usaha.

terakhir, saya sangat senang bisa ketemu dan ngobrol2 sama teh nisa. semoga ilmunya bermanfaat. alhamdulillah ya, silaturahim itu banyak manfaatnya. salah satunya memperluas rezeki ya? bener banget deh. setelah teh nisa post ttg clay kami di fbnya, temennya ada yg berminat mesen clay untuk suvenir sebanyak 600 biji ajah πŸ˜‰ hehe..semoga bisa jadi ya. doakan supaya bisnis kami berkembang ya, terima kasih πŸ™‚

Advertisements

7 thoughts on “ilmu dari owner boneka horta

  1. nur says:

    wah keren, salut deh sama ya orang-orang yang bisa memulai bisnis sendiri, mempertahankannya, lalu membesarkannya. Sukses ya ning!

  2. Lalllaaaalla... says:

    hening juga punya bisnis toh? wah, keren2…

  3. heningsept says:

    @nur: iya nur, ayo bisnis πŸ˜› makasih ya
    @Lalllaaaalla: duh, nicknamenya πŸ˜› baru mulai teh

  4. ilmanakbar says:

    woaah.. businesswoman wannabe.. semangaaat! ^^

  5. heningsept says:

    makasih man πŸ™‚

  6. ibranesa says:

    waahh keren teehh *maaf saya sok kenal* gimana cara bikinnya? kok lucu banget. kapan-kapan ngisi stand di acara-acara SMAN 1 Bogor dooonng barang kali banyak peminat lo tehh :DD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s