Tentang Pemimpin

Schat, kau tau kenapa seorang pemimpin yang adil doanya makbul  berkali-kali lipat?”

Aku menggeleng.

“Karena seorang pemimpin memegang baik-buruk nasib orang-orang yang dipimpinnya. Satu kata “Ya” untuk misalnya program segelas susu gratis bagi anak-anak di seluruh pelosok negeri, maka itu bisa berharga seribu tangga-tangga ke langit. Tetapi sebaliknya, satu kata “Ya” untuk katakanlah program SDSB itu, maka itu segera memangkas berjuta pal jaraknya dia dari panasnya api neraka jahaman. Panasnya sudah berasa dekat sekali meski dia belum mati”

(Burlian, Tere Liye)

Wowow.. ada apa tiba2 ngomongin pemimpin? Gak ada apa2 sih.. cuma nemu quote bagus tentang pemimpin dari Wak Yati, itu tuh tokoh di novel Burlian karangan Tere Liye. Masih ada lagi quote bagus yang mau saya share, tapi ntar di postingan berikutnya. Balik lagi ke pemimpin, ada satu lagu bagus dari Snada yang saya suka:

Pemimpin yang adil bijaksana
Impian kita semua
Pembela yang benar perangi yang ingkar
Pemimpin yang adil bijaksana

Pemimpin yang sholeh dan amanah
Dambaan kita semua
Mantap aqidahnya kuat ibadahnya
Pemimpin yang sholeh dan amanah

Hanya satu contoh teladan
Muhammad pemimpin kita
Lebih sayang ummat ketimbang dirinya
Betapa aku merindukannya

Pemimpin yang jujur sederhana
Idola kita semua
Tidak suka harta bebani dirinya
Lebih cinta pada Allah semata

(Pemimpin yang Adil Bijaksana, Snada)

Haa… masih ada gak ya pemimpin kayak gitu di Indonesia sekarang ini. Terutama itu, baris saya saya bold itu, entah kenapa bikin saya merinding.. hihi. Abisnya, kalo baca baris itu, langsung keinget Rasulullah dan para sahabat yang WOW banget, dan memang lebih sayang sama umat yang dipimpinnya ketimbang dirinya sendiri. Inget Rasulullah yang masih nyebut “ummatii..ummatii..” waktu ngerasain sakitnya sakaratul maut. Atau Umar bin Khaththab yang manggul sendiri karung berisi makanan untuk dibagiin ke rakyatnya yang kelaparan. Atau Salman Al Farisi yang semua gajinya disumbangin ke baitul maal, sementara untuk diri sendiri dan keluarganya dia bikin sendiri keranjang yang dijual seharga 3 dirham: 1 dirham untuk keluarganya, 1 dirham untuk fakir miskin, dan 1 dirham untuk beli barang keranjang. Subhanallah..

Dan sekarang.. hmm.. kayaknya susaah ya nemu pemimpin kayak gitu. Sekarang mah yang banyak pemimpin yang banyak diprotes karena gak adil, atau lebih mentingin diri sendiri ketimbang rakyatnya. Kita mungkin banyak protes atau ngedumel terhadap pemimpin kayak gitu. Tapii.. pernah gak sih kita ngedoain mereka supaya bisa jadi pemimpin yang adil dan bijaksana? Saya? Terus terang belom pernah.. hehehehe.. 😛

Keterangan:

Schat (Belanda): sayang
Pal: satuan jarak yang digunakan saat itu, 1 pal = 1.5 km
SDSB: Sumbangan Dana Sosial Berhadiah, program pemerintah saat itu. Sebenarnya merupakan “judi yang dilegalkan”

6 thoughts on “Tentang Pemimpin

  1. tapi menjadi pemimpin itu jg gk mudah…
    cntohnya skrang, aq damnahin mnjadi ketua kelas, wakil ketua Formasi(forum mahasiswa studi islam)…
    Masya Allah… kadang2 krena memang bgtu cape dan ~frustasi, krena mreka susah diomongin… aq bisa marah2… walaupun setelah itu aq ngerasa bersalah & nyesel ngapa aq hrus marah…

    yaa.. masih ad keinginan dihatiku untuk menjadi pemimpin yg lebih baik lagi…
    Bagaimana ya Mbak?? smoga anda dapat mmbntuq mnemukan jwbannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s