Jika Aku Menjadi

Tau kan, itu program salah satu TV swasta Indonesia. Acaranya sangat bagus menurut gw. Seringkali kalo nonton itu terharu sampe pengen nangis T_T

Gimana enggak, ada nenek-kakek yang udah tuaaa gitu masih harus kerja keras tiap hari menyambung hidup. Kerjaannya nih ya, misalnya: jualan cendol, jual es mambo, jual tiker, jual ikan hias, dll. Udah gitu ada yang harus menghidupi cucunya juga. Anaknya entah kemana. Terus, dari kerja kerasnya seharian, gak jarang mereka cuma dapet uang dikit banget.. semisal 20 ribu gitu. Padahal udah cape2 nyari2 ke hutan, jalan jauh, gotong2 dagangan.

Kerennya lagi, di akhir acara biasanya si tuan rumah diajak jalan-jalan sama si peserta Jika Aku Menjadi (JAM). Ke toko gitu dibeliin baju bagus, sendal, dll. Trus pas udah nyampe rumah eh tau2 udah ada kambing buat diternakin, warung buat dagang, dll yang dikasih sama tim JAM. Wah keren banget kan. Ada hal nyata yang bisa dilakukan, yaitu ngasih modal untuk ningkatin kualitas hidup orang-orang itu.

Jadi inget Semestaguna Institute. Itu tuh yayasannya Elang Group, perusahaannya A’ Elang Gumilang. Ternyata timnya dia banyak anak Smansa 2003 juga. Pantesan keren. hehe.. Semestaguna Institute itu dibuat untuk ngejalanin program2 CSRnya Elang Group. Programnya misalnya pengobatan gratis, ngasih kaki palsu, dll.

Ini profil singkatnya yang diambil dari blog salah satu penggeraknya, A’ Taufik Akhirudin.

Semestaguna Institut merupakan suatu bentuk yayasan yang bergerak pada 3 fokus utama yaitu kesehatan, ekonomi dan ziswaf. Yayasan ini terbentuk pada pertengahan tahun 2009 dengan tujuan untuk menjadikan jembatan bagi rakyat menengah ke bawah dan para donator serta investor yang mau memajukan tiga fokus kerja yayasan. Yayasan ini didirikan oleh sekelompok alumi SMUN 1 di Kota Bogor dan beberapa anggota Maestro (Mahasiswa Muda Entrepreunership se-Indonesia) yang memiliki tujuan yang sama dalam membentuk peradaban yang lebih baik dan mulia.
Berawal dari Kota Bogor dengan tingkat penduduk yang semakin padat, maka secara otomatis akan berefek pada fungsi kesehatan dan ekonomi masyarakat. Dengan pola keuangan islami ZISWAF dapat mengurangi jembatan antara kaum miskin dan kaya. Sehingga kesejahteraan akan terlahir hingga tidak ada lagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
Yayasan ini mengabdikan pada masyarakat dan memiliki tujuan untuk bisa mencapai skala besar nasional dan internasional. Dengan kehadiran kami, semoga menjadi bisa memajukan masyarakat Indonesia dan negara-negara sekitarnya.

Gw pengeeeeeeen bisa juga kayak gitu. Ngasih sesuatu untuk masyarakat yang membutuhkan. Jadi orang yang bermanfaat. Meskipun belum bisa sekarang, tak apa lah. Jadi azzam dulu. Suatu hari nanti… pasti.. ada sebuah karya dan kontribusi dari tangan gw ini.. insya Allah

Sebaik2 manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia (lainnya) -Muhammad Rasulullah-

Advertisements

4 thoughts on “Jika Aku Menjadi

  1. padmanegara says:

    lagi-lagi A Elang, terakhir ketemu dia di acara TEDx Jakarta, ketemu sama Djati, Dhany, dan Upi.

    Dan bangga begitu melihat dia di Stage, OMG, he’s my senior, dan anak-anak ngomong “coming soon, we’ll be like him”

    Amin..

  2. heningsept says:

    amiiin.. semangat tahu logay! 🙂

  3. fluminae says:

    semangat, bajigur plin plan :p !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s