menyalakan lagi nurani

alhamdulillah.. hari ini bisa merasakan salah satu keuntungan dari ngisi mentoring: mengingatkan diri sendiri untuk membenahi diri! yah begitulah kawan.. mentor itu bukan ustadz yg super duper ahli apalagi orang suci. terkadang mereka hanyalah orang2 yg ilmunya masih sedikit sekali. namun punya keinginan untuk berbagi. bahwa islam yang indah itu selayaknya benar2 dirasakan keindahannya oleh para pemeluknya. menjadi nafas dan tuntunan dalam setiap langkah hidupnya. bukan sekedar penghias ktp di bagian “agama”. atau mereka hanya ingin di negeri ini bertambah orang2 yang takut pada Tuhannya. agar tak perlu lagi ada cerita “cicak vs buaya” di kemudian hari. atau mereka pun ingin mengajak orang2 untuk sama2 memilih dan mengusahakan tempat kesudahan yang baik: surga yang seluas langit dan bumi. dan banyak lagi alasan lainnya. yang jelas pastinya mereka merasa jalan itu indah.. dan ingin orang lain merasakan keindahannya juga. insya Allah.

oh ya. materi hari ini membuat saya browsing2 dan membuka beberapa buku. salah satu tulisan yang paling tajam menikam hati *widih, lebay* adalah tulisan ini. luar biasa ngejlebnya dan membuat saya merenung… bagaimana rupa hati saya sekarang ini? astaghfirullah…

mungkin, hati ini sudah sebegitu hitamnya, gak peka lagi membedakan yang benar dan salah. terlalu terbiasa dalam dosa? mungkin juga. padahal… utsman bin ‘affan ra, begitu bersih hatinya sampai2 bisa tau seseorang telah berbuat dosa.

ada seorang laki-laki bertamu kepada ‘Utsman. Laki-laki tersebut baru saja bertemu dengan seorang perempuan di tengah jalan, lalu ia menghayalkannya. ‘Utsman berkata kepada laki-laki itu, “Aku melihat ada bekas zina di matamu.” Laki-laki itu bertanya, “Apakah wahyu masih diturunkan setelah Rasulullah Saw wafat?” `Utsman menjawab, “Tidak, ini adalah firasat seorang mukmin.”

penjelasan selanjutnya..

bila seseorang hatinya jernih, maka ia akan melihat dengan nur Allah, sehingga ia bisa mengetahui apakah yang dilihatnya itu kotor atau bersih. Artinya, setiap maksiat itu kotor, dan menimbulkan noda hitam di hati sesuai kadar kemaksiatannya sehingga membuatnya kotor. Semakin lama, kemaksiatan yang dilakukan membuat hati semakin kotor dan ternoda, sehingga membuat hati menjadi gelap dan menutup pintu-pintu cahaya, lalu hati menjadi mati. Sekecil apa pun kemaksiatan akan membuat hati kotor sesuai kadar kemaksiatan itu. Kotoran itu bisa dibersihkan dengan memohon ampun (istighfar) atau perbuatan-perbuatan lain yang dapat menghilangkannya. (diambil dari sini)

so.. mulailah saya mendata segala jenis penyakit hati, seperti riya’, ujub, dengki, dan lalalala sampai rasa malas yang berlebihan juga mungkin sumbernya dari penyakit hati. yah, penyakit itu membuat hati kusam, cahayanya meredup. karena itu, mari nyalakan lagi nurani. agar terangnya menyinari diri dan hidup ini! membimbing diri untuk lurus dalam ketaatan. untuk bersegera dalam kebaikan.

Tak ada yang lebih jernih dari suara hati.. Ketika ia menegur kita tanpa suara. Tak ada yang lebih jujur dari nurani.. Saat ia menyadarkan kita tanpa kata-kata. Tak ada yang lebih tajam dari mata hati.. ketika ia menghentak kita dengan beragam kesalahan dan alpa. Berbahagialah orang-orang yang seluruh waktunya dipenuhi kemampuan untuk jujur pada nurani dan tulus mendengarkan suara hati.

“Mintalah fatwa kepada hatimu. Kebaikan itu adalah apa-apa yang tenteram jiwa padanya, dan tenteram pula dalam hati. Sedangkan dosa adalah apa-apa yang syak dalam jiwa, dan ragu-ragu dalam hati, meskipun orang lain memberikan fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya.” (HR Muslim)

“Bertanya Pada Hati”, Salim A. Fillah, dalam Jalan Cinta Para Pejuang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s