Suka & duka? nikmati saja…

Jika terhempas di lautan duka
Tegar dan sabarlah tawakal padaNya
Jika berlayar di suka cita
Ingatlah tuk selalu syukur padaNya

(Gradasi)

Suka dan duka hanyalah episode dalam hidup
Yang datang silih berganti
Layaknya siang dan malam
Turun dan naik
Susah dan senang

Nikmati
Hayati
Karena dua episode itu ada bentuk cinta Allah pada kita
Karena dua episode itu akan memperkaya hidup kita
Dua episode itu adalah ujian buat kita

Bersama ataupun sendirian, ikhlaslah untuk menanggung ujian itu..
Orang rela berpuasa karena tau Maghrib akan tiba dan ia bisa berbuka
Kenapa tidak rela menjalani ujian padahal nanti pun ada waktu “berbuka”?
Waktu Allah menyingkap tabir dan menunjukkan hikmah di balik ujian tersebut
Waktu kita bisa melihat, ternyata Allah tidak sia2 menciptakan ujian ini melainkan ada tujuan meningkatkan kualitas diri kita
Waktu Allah menghilangkan gundah dan menggantinya dengan kelegaan yang sangat
Waktu duka berganti suka..

Akan ada masanya..

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan
.
(TQS Alam Nasyrah: 5-6)

Advertisements

4 thoughts on “Suka & duka? nikmati saja…

  1. Hmm….
    mantabh sekali nasehat dari captain Hening ini…

    intinya memang kita harus menghadapi semua suka dan duka yang kita alamin…

    dengan keadaan suka jangan sampai kita terlena..
    dan dengan keadaan duka kita pun harus tetap semangat menyelesaikannya..

    maka kita mesti bersabar utk menghadapi kehidupan ini…dan ikhlas juga tentunya…
    “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”
    Q.S.(2:153)

    ~belajar ilmu sabar…dan ilmu ikhlas tentunya…=p

  2. Setuju ning…

    gw juga kalo udah ngerasa dalam keadaan duka…jadi inget lagi surat Al-Insyirah yang lo tulis, juga ayat yang ditulis sama bung Chamatz…

    sama satu lagi…berdoa…

    Robbi shrohli shodri.wayas sirli amri….

  3. Yang berawal pasti miliki akhir
    Yang berpangkal pasti miliki ujung
    Segarnya tawa akan pudar mengering
    Hangatmya canda akan berganti haru
    Tak apa kawan
    Jangan sesalkan jangan takutkan

    Sesekali lihatkah ke belakang
    Buka kembali lembar kenangan
    Detik terakhir masa terindah
    Tak akan terlupakan

    Sesekali lihatlah ke belakang
    Telusuri waktu di masa lalu
    Sejukkan terik hangatkan malam
    Segarkan memori sekali lagi

    Sesekali lihatlah ke belakang
    Ingat jejak langkah
    Yang kau ciptakan tiap pagi
    Selama beberapa tahun di sini

    http://www.pedulipolitik.multiply.com

  4. sori oot…

    salam buat neng jatu purwastri alias puput..dari andi bagus ( temen esq jogja ) di Surabaya yach…..

    kalo bisa sih minta no hp si jatu.. 🙂

    thanks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s