renungan

Setiap orang perlu waktu2 sendiri.Tidak ada orang lain tapi tidak benar2 sendiri. Saat itu ia harus menyadari bahwa ada Allah bersamanya. Kemudian ia bermuhasabah. Kontemplasi. Evaluasi. Mengadili diri. Dan di sanalah kita bisa sadar bahwa sebagai manusia amat banyak kekurangan. Gw sih, gak tau ya kalo elo.

Dengan roda kehidupan yang terus berputar.. merasa masih saja terus di bawah. Tapi ada yang bilang tidak peduli di mana posisimu, yang penting adalah apa yang kau lakukan di situ. Tidak penting bila ada di posisi atas namun digunakan untuk berleha2 dan bermalas2. Lagipula ini tergantung parameter untuk menilai yang mana di atas yang mana di bawah. Buat gw parameter itu adalah keterhubungan denganNya.

Percuma aja nangis2 dan uring2an kalo itu dilakukan hanya untuk diri sendiri. Hanya untuk mencapai kualitas diri yang mumpuni. Tapi lalu di mana Allah? Diabaikan begitu saja dan anggaplah hanya sebatas pengabul do’a? Setelah itu berlarianlah dan pergi sejauh mungkin dariNya? Tidak, bagaimanapun kondisi kita, lebih baik meminta untuk bisa dekat denganNya. Daripada punya ini itu tapi gak merasakan keterhubungan denganNya. Connectionless.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s