Memang, indah banget… dan itu untukmu..

Allah Pemberi cahaya kepada langit dan bumi
Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak  tembus,
yang di dalamnya ada pelita besar
Pelita itu di dalam kaca dan kaca itu seakan-akan bintang
yang  bercahaya seperti mutiara,
yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya,
yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur sesuatu dan  tidak pula di sebelah baratnya,
yang minyaknya saja hampir-hampir menerangi,
walaupun tidak disentuh api
Cahaya di atas cahaya…

Pertama kali baca ‘puisi’ itu waktu SMA, dalam sebuah kumpulan cerpen Islami. Ceritanya itu adalah ‘puisi’ yang dibacakan salah satu anak didik dari tokoh utama dalam cerpen tersebut. Kirain beneran puisi..eh, taunya itu diambil dari sebuah kitab…

“…Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan  Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha  Mengetahui segala sesuatu.” (QS An-Nuur:35)

Ya.. waktu itu gw jarang baca kitab itu, Al-Qur’an.. kalopun baca paling cuma ngaji doang, tilawah, tapi nggak menyelami maknanya. Ternyata di dalamnya terkandung berjuta-juta makna dan keajaiban..dengan bahasa yang indah, sangat indah..

Saat gw bete, misuh-misuh dan protes alias tidak bersyukur dengan keadaan gw.. Al-Qur’an mengingatkan..Fabiayyi alaa irabbikumaa tukadzdzibaan? Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? diulang sebanyak 31 kali dalam surat Ar-Rahman..surat itu jadi surat favorit gw =) karena bener2 ampuh membuat bertekuk lutut bahkan sujud.. iya, Ya Allah.. nikmatMu yang mana lagi yang mau aku dustakan… astaghfirullah..

Saat-saat yang paling baik adalah saat kita deket sama Al-Qur’an.. Kedekatan dengan Al-Qur’an berkolerasi dengan kebersihan hati. Biasanya, kalo hati lagi bersih, akan sangat betah berlama-lama bacaAl-Qur’an dan menghayatinya. Kata salah seorang sahabat Nabi, kalo hati lagi bersih maka kita nggak akan puas baca Qur’an.. pengennya baca lagi..lagi..dan lagi.. Tapi kalo hati kotor.. biasanya males banget baca Qur’an. Kalo kayak gitu, yang harus dilakukan adalah paksain. Harus dipaksain baca, jangan sampe malah nggak baca, nanti malah jadi bener-bener jauh dari Qur’an. Kalo udah baca.. satu ayat,dua ayat, lama-lama hati ngikutin.. jadi tenang lagi deh.. insya Allah membersihkan hati.. seperti kata Opick di Tombo Ati.

Gw juga harus konsisten sama target baca Qur’an harian.. Selama inimasih suka ngutang=9 nggak nyampe sejuz sehari terus dirapel besoknya..heheh..Bagaimana denganmu? Ayo.. buka lagi Qur’anmu dan temukan banyak keajaiban di sana.. Itu langsung dari Allah loh.. dan itu khusus buatmu! buat gw.. buat kita semua…

“Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada  hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.”(QS Al-Furqan:1)

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran  yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang*, gemetar  karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian  menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah  petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang  dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak  ada baginya seorang pemimpinpun.” (QS Az-Zumar:23)

*Maksud berulang-ulang di sini ialah hukum-hukum, pelajaran dankisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Al Quran supaya lebihkuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebahagian ahli Tafsir mengatakanbahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Al Quran itu diulang-ulangmembacanya seperti tersebut dalam mukaddimah surat Al Faatihah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s