Muslimah Pascakampus

Hari rabu minggu kemaren, setelah kelas OS jam 10, gw ngabur seharianke FE… Ketemu banyak orang.. Risdie, Nanda, Teh Mae, Icha, Mba Emma,Najwa, dll. Kebetulan di sana lagi ada acara Muslimah Pascakampus yangdiadain sama FSInya FE. Sebenarnya gw ada kuliah seharian itu, cuma gwrasa gw perlu refreshing dan jalan2 keluar Fasilkom.. (hehe..alesan).Tapi alhamdulillah.. ga rugi deh.. acaranya amat bagus.. Jadi ada duasesi seminar. Yang pertama “Muslimah and Their Top Secret” yang dibawakanoleh dr. Dewi Inong Sp.KK (percaya atau tidak, slide yang dibawakannyaberjudul “Persiapan Pernikahan”). Lalu sesi kedua tentang Muslimah didunia kerja, pengisinya adalah Bu Ratih (dari manajemen Wardah), BuSitaresmi (aktivis), dan Marissa Haque yang sangat cantik sekali dan jugapintar ternyata..

dr. Dewi Inong menyampaikan banyak hal menarik tentang perempuan danjilbab. Dan, ya.. Maha Benar Allah dengan segala firmanNya. Bukan tanpaalasan Allah memerintahkan seorang Muslimah untuk memakai jilbab. Katabu dokter ini, kulit perempuan lebih tipis dari kulit laki2 dan pigmenmelaninnya lebih sedikit. Terus kenapa? Hm.. tau sendiri kan kalo sinarmatahari itu memancarkan sinar UV (betewe, sinar UV ini ga cuma darimatahari lho, tapi juga dari lampu TL, kompor, dll). Nah, kalo kenakulit, bisa membahayakan. Apalagi sekarang ozon udah bolong2, jadi sinar UVCbisa masuk. Dan UVC itu amat berbahaya karena menimbulkan kanker. Nah,dari jauh2 hari Allah sudah memberikan perlindungan buat perempuan,yaitu dengan menyuruhnya memakai jilbab. Karena dengan baju panjangnya,hampir seluruh bagian tubuh akan terlindungi. Selain itu, Bu Inong jugamembuat tesis yang intinya adalah bahwa tidak ada hubungannya antaramake kerudung dengan kerontokan. Jadi kalo make jilbab ya ndak lantas jadibikin rontok gitu rambutnya. Terus ada juga tesis orang lain yangmenyatakan ga ada hubungannya antara make kerudung dengan ketombe.Bu Inong juga cerita tentang pengalamannya sebagai dokter Sp.KK. Mulaidari PSK yang kena penyakit itu terus menyebarkan virusnya denganmenempelkannya ke toilet2 umum. “Biar aja bu, biar orang lain ngerasain”,katanya. “Saya ini udah pasti masuk neraka kok. Udah, jadi keraknyaneraka saya mah”. (hati2 ya kalo make toilet umum). Terus ada juga seorangremaja cewek yang kena penyakit kelamin. Terus pas ditanya ternyata diaudah melakukan sesuatu lah ama pacarnya, dan ternyata pacarnya itu daridulu udah sering “main” sama PSK. Naudzubillahi min dzalik.. MakanyaAllah melarang kita untuk mendekati zina. Jangankan zinanya, mendekatinyaaja udah dilarang. Karena setan pasti akan dengan giat menggoda manusiasampe tergelincir dalam zina, dan akibatnya… Wuih.. penyakit2 kelaminitu… Itulah azab.

Lalu ada beberapa cerita yang gw suka dari pembicara lainnya..Dari Bu Ratih, dia menjelaskan tentang dunia kerja. Ya, jelas nggaksama dengan kuliah. Di kuliahan kita masih bisa bilang “maaf bu, sayabelom ngerjain tugas dari ibu karena ada tugas yang lain juga bla bla bla”.Di dunia kerja mana bisa? Terus tentang muslimah berjilbab yangkhawatir ga diterima kerja karena jilbabnya.. Seharusnya nggak usah khawatir.Bahwa ada perusahaan2 seperti itu emang ga bisa dihindari. Kan ada jugaperusahaan yang nerima karyawan berdasarkan syarat tertentu, misalnyaharus cowo, harus suku Sunda misalnya, dll. Keterbatasan karena hal2yang sudah “given” itu ga usah dipermasalahkan. Yang masih bisa dilakukanadalah meningkatkan kualitas dan kompetensi diri sehingga ketika kitangelamar kerja di suatu perusahaan lalu ditolak, kita bisa bilang (dlmhati aja) “Anda yang rugi, bukan saya!”Kalo dari Bu Sitaresmi, ada cerita tentang mahasiswanya.. Suatu harisetelah dia ngajar, seorang mahasiswanya datang dan bilang “Bu, sayatersentuh dengan yang ibu sampaikan tadi. Saya pingin berhenti mabok2an bu.Tapi saya shalatnya juga belum rajin”. Lalu Bu Sitaresmi bilang, “Ya,berusahalah. Kalo udah bisa berhenti mabok, insya Allah nanti shalatnyajadi lebih rajin”. Lalu saat Bu Sita mau berangkat haji, mahasiswa2nyanitip doa yang kebanyakan isinya hal2 duniawi seperti “Bu, doain sayaditerima kerja di perusahan A ya, kalo engga B deh”, dll. Tapi mahasiswayang dulu dateng ke bu Sita cuma nitip satu do’a pendek, “Bu, tolongdo’akan saya supaya jadi anak yang shaleh”… Subhanallah…Sementara itu, Ibu Marissa Haque bercerita tentang kondisi politikIndonesia, yang gw ga terlalu ngerti. Tapi gw jadi tau, oh..dia orangnyabegini toh.. Kirain gw dia adalah seorang cewek manis biasa, ternyatacadas juga bo! Dia juga bilang, “cepetan lulus deh.. negara ini haruscepet2 diisi sama orang baek..”.

Jadi, intinya… setelah lulus mau ngapain? It’s up to you! hehehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s