habis ngubek2 suatu milis, dan jadi terbayang lagi situasi beberapa tahun lalu. waktu itu, saya lagi semangat2nya ngurusin sebuah organisasi. tapi, sayangnya temen2 satu timnya kurang bersemangat
gimana sih, yang awalnya udah berharap2 bahwa ini akan seru, menyenangkan, karena saya emang seneng banget mengerjakan hal2 yg berkaitan dengan organisasi itu. eh tapi lalu dihempaskan oleh kenyataan yang.. ya gitu deh. rasanya mungkin seperti cinta bertepuk sebelah tangan. *ngok* di saat udah semangat untuk diskusi, rapat, merencanakan aksi2, eh malah gak dapet respon yang memadai. sediiih sekali.
hampa, gak kerasa semangatnya. gimana bisa kerasa? orang2nya aja “nggak ada”.
mengutip kata2 seorang kakak:
“Yang kita butuhkan hanya orang yang punya komitmen bagus terhadap dien ini dan tau apa itu arti prioritas. Kata orang Belanda, “Tidak ada waktu, berarti Tidak Ada Prioritas”, “geen tijd betekent geen prioriteit”.”
salah satu hal yang bisa dipelajari dari kejadian ini adalah jangan meninggalkan generasi yang lemah di belakang kita :’|
tetap smangat kak..,jangan ninggalin generasi lemah di belakang kita
iya randi, makasih