Teman2, baca deh postingan ini: Sedekah Terbaik Seorang Pedagang Nasi. Subhanallah ya! Jadi malu deh, mereka kok bisa ya segitunya.. menyedekahkan semua harta. Kayak Abu Bakar Ash Shidiq! Ust Yusuf Mansur juga kultwit tentang kisah ini di tagar #TransMemori. Bisa dicek juga di sana.
Alhamdulillah saya makin yakin dengan nikmatnya sedekah. Setelah… setelah apa ya? Setelah banyak hal deh. Setelah denger ceramah2 Ustadz tentang keimanan, setelah follow orang2 yang cinta sedekah seperti @Yusuf_Mansur, @ipphoright, @jamilazzaini. Dan saya pun yakin bahwa kekayaan kita yang sebenarnya itu yang disedekahkan. Kenapa? Karena akan tersimpan di sisi Allah, dan balasannya nggak terbatas waktu, kekal sampai di akhirat nanti.
“Apa yg ada di sisimu akan binasa, sedangkan yg di sisi Allah kekal” (An Nahl 96)
Lagipula harta yang Allah kasih itu kan hanya titipan, ada hak orang2 lain juga di sana.
Semoga kita bisa terus mengeluarkan sedekah terbaik ya, terutama di 10 hari pertama Dzulhijjah ini, di mana amal2 kebaikan sangat Allah cintai
alangkah indah
orang bersedekah
dekat dengan Allah
dekat dengan surgatakkan berkurang
harta yang bersedekah
akan bertambah
akan bertambahAllah Maha Kaya
yang Maha Pemurah
yang akan mengganti
dan membalasnya
Allah Maha Kuasa
yang Maha Perkasa
semoga kan membalas surga(Sedekah – Opick)
Sips,..
Sedekah sebenarnya justru menambah nikmat dalam menjalani hidup ini, karena dengan bersedekah, rizki Allaah akan selalu ada untuk kita,…
Jika akhir-akhir ini kita merasa banyak mengeluarkan uang yang tidak sesuai dengan keinginan kita seperti ongkos berobat, reparasi motor, kena tilang polisi,… ini mungkin karena kita kurang bersedekah,,.. ada sebagian hak orang lain dalam harta kita,..
iya betul! saya pernah rasanya menahan2 sedekah, jadi agak pelit gitu deh, eh yg ada malah nambah pengeluaran hal2 lain yg hrs dibayar seperti ongkos berobat
keren ya pengusaha zaman sekarang?
dermawan dan gak sekuler…
iya.. siapa dulu teladan&idolanya: Rasulullah dan para sahabat